E.V.E ( Enterprise Virtualization Environtment )

CyberTechTonic memperkenalkan sebuah teknologi yang dikenal dengan Enterprise Virtualization Environment atau yang dikenal dengan sebutan E.V.E

E.V.E di buat dengan tujuan :

  • 100% Customer Uptime
  • Mendekati Performa Server Real
  • Dukungan Terhadap Proteksi Data
  • Menekan Biaya Operasional
  • Dukungan Terhadap Customer Custom Service
  • Infrastruktur Yang Dapat Diandalkan

 

 

E.V.E terdiri dari 3 lapisan yaitu :

- Lapisan Fisik
- Lapisan Network, Server dan Storage
- Lapisan Virtualisasi

Dengan teknologi E.V.E ini maka akan terus mendukung Cybertechtonic dalam mengembangkan suatu produk dan teknologi baru yang ada saat ini. Cybertechtonic berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan dan produk yang terbaik untuk para pelanggannya dengan mengintegrasikannya kedalam teknologi Enterprise Virtualizaton Environment.

 

 

 

 


Lapisan Fisik : Datacenter

Datacenter adalah lapisan pertama pada sistem E.V.E.  Untuk penempatan server dan storage server yang terletak di USA, Cybertechtonic mempercayakannya pada CoreSite dengan penempatan di Northern Virginia Data Center, 1200 Sunrise Valley Drive, Reston, VA 20191

Fitur :

  • Certification : SAS 70 Type II certified
  • Fire Suppression : Dual-interlock, dry-pipe pre-action fire suppression system with VESDA
  • Roof Space : Ample space for antenna towers with line-of-site in all directions

Lapisan Fisik : Sistem Keamanan

Datacenter CoreSite selalu dijaga dalam waktu 24x7. Akses masuk ke dalam datacenter adalah dengan menggunakan sistem keycard dan biometric. Setiap lantai mempunyai akses keycard yang berbeda-beda, selain itu seluruh area public telah dimonitor oleh sistem CCTV 24x7

Fitur :

  • 24x7 staffing and site access, CCTV surveillance, hardened data center perimeter and biometric access control
  • 24x7 remote hands and mechanical & electrical monitoring, including branch-circuit monitoring from certified data center technicians

Lapisan Fisik : Catu Daya Listrik

Dengan teknologi E.V.E ini seluruh sistem dari Cybertechtonic dibackup dengan UPS dan Genset gedung dengan konfigurasi redundant. Dengan sistem ini maka akan membuat server dan storage selalu up 24x7

Fitur :

  • Power Density : Up to 25 KWs per cabinet
  • UPS Power : N and N+1 AC UPS power, DC power is available
  • Generator Power : N+1 emergency generator configuration
  • Automatic Transfer Switches
  • Redundant load-balancing circuits to all equipment

Lapisan Fisik : Sistem Pendingin

Sistem pendingin merupakan hal yang penting untuk menjaga stabilitas infrastruktur seperti server, storage dan perangkat jaringan. Dengan menjaga temperatur dengan suhu yang rendah maka akan memperpanjang usia komponen dan efisiensi listrik.

Fitur :

  • Data Center Cooling : N+1 cooling systems

Lapisan Network, Server dan Storage : Local Area Network dan Konektifitas Internet

Teknologi E.V.E terkoneksi dengan multiple BGP router dan multiple upstream provider. Sistem BGP memastikan bahwa trafik jaringan melewati jalur terpendek sehingga akan mempercepat waktu akses saat proses transfer data dilakukan. Selain itu pada E.V.E jaringan terkoneksi dengan 10 gbps layer 3 switch agar dapat selalu memberikan kecepatan akses yang sangat cepat dari server ke storage.

Fitur :

  • Network Access : Carrier-neutral access to over 50 networks and service providers through diverse points of entry
  • Northern Virginia Peering : Access to Any2 Northeast, CoreSite’s distributed Internet exchange that connects the company's Boston, New York, Northern Virginia, and Washington, DC data centers
  • Redundant 10 gbps layer 3 switches
  • Multiple BGP routers
  • Multiple upstream internet service providers

Lapisan Network, Server dan Storage : Storage

Teknologi E.V.E menempatkan data pada Storage Area Network bukan pada internal harddisk server, sehingga data ditempatkan pada sistem cluster. Pada sistem cluster apabila salah satu controller rusak, maka controller yang lain akan menggantikannya secara otomatis, dengan konfigurasi seperti ini maka ketersediaan data akan selalu terjaga apabila sewaktu-waktu terjadi hardware failure.

Selain itu Harddisk pada Storage Area Network kami menggunakan Serial Attached SCSI (SAS) dengan kecepatan 15.000 RPM dan Solid State Disk, kedua jenis harddisk tersebut merupakan media penyimpanan tercepat saat ini.

Fitur :

  • Dual Controller Modular Smart Array
  • RAID 50 Protection

Lapisan Network, Server dan Storage : Server

E.V.E menggunakan Blade Server yang mendukung sampai dengan 16 server terkoneksi dalam satu chasing BladeSystem. Untuk perangkatnya kami menggunakan HP Proliant bl460c yang diletakkan dalam c7000 BladeSystem.  Setiap blade dapat mendukung sampai dengan 64 GB memory dan 2 x CPU Quad Core ( total : 16 Core ). Dengan teknologi ini maka konsumsi listrik dapat menurun dan ikut berpartisipasi dalam Green Technology. Selain itu c7000 BladeSystem juga terkoneksi dengan switch 10 Gbps dengan konfigurasi load balancing dan redundant.

Fitur :

  • HP Proliant bl460c Blades
  • c7000 BladeSystems
  • Load Balancing and Redundant, low-latency 10 gbps switch fabric

Lapisan Virtualisasi : Vmware vSphere

Dengan menggunakan Vmware vSphere maka E.V.E dapat mendukung Sistem Operasi yang luas. Sehingga Sistem Operasi seperti Microsoft Windows, Linux, Novell NetWare, Solaris dapat dijalankan bersamaan pada sistem E.V.E

Vmware vSphere akan membuat virtual system board dan bios, virtual CPU, virtual RAM, virtual network card, virtual storage dalam setiap Virtual Machine (VM), sehingga pelanggan mempunyai akses penuh terhadap Virtual Server.

Fitur :

  • VMware vSphere
  • Customer control the operating system
  • Support for large number of operating systems
  • High-performance hypervisor
  • Most trusted virtualization software

Lapisan Virtualisasi : Virtual Switch

Setiap Virtual Machine (VM) terkoneksi ke Virtual Switch (vSwitch) dimana vSwitch ini terkoneksi ke jaringan 10 gbps secara redundant dan load balancing. vSwitch memungkinkan penambahan port secara virtual pada setiap VM, selain itu teknologi ini memungkinkan penggunaan private VLAN pada setiap VM. 

Setiap Virtual Machine dapat dioperasikan tidak hanya dalam 1 host server, namun dapat juga dioperasikan melalui host server lainnya dengan konfigurasi hardware fault-tolerance, hal ini membuat koneksi ke setiap VM selalu terjaga.

Fitur :

  • vSwitch
  • Support for private VLANs
  • VMs may operate from any host, enabling hardware fault-tolerance

Lapisan Virtualisasi : Virtual Storage

Teknologi E.V.E menggunakan beberapa Storage Area Network (SAN) yang dibagi menjadi beberapa datastorage melalui iSCSI. Dengan menggunakan teknologi Storage vMotion maka kami dapat memindahkan datastorage setiap VM ke datastorage lainnya tanpa terjadi downtime pada VM. Teknologi ini sangat membantu untuk proses load balancing antar harddisk yang terdapat pada sistem cluster SAN CyberTechTonic.

Fitur :

  • Storage vMotion, enabling zero-downtime load-balancing of the SAN

Lapisan Virtualisasi : DRS, vMotion, HA dan Fault Tolerance

Dalam teknologi E.V.E kami menerapkan teknik load balancing dan redundant untuk setiap Virtual Machine (VM), oleh karena itu kami terapkan sistem Distributed Resource Scheduling (DRS), vMotion dan High Avability (HA).

Sistem DRS selalu menjaga cluster dalam keadaan load balancing, DRS akan memonitor penggunaan resource setiap host server dan akan mengalokasikan setiap VM ke resource host server yang masih rendah. Kemudian dengan teknik vMotion maka setiap VM dapat berpindah antara host server yang satu ke host server yang lainnya tanpa terjadi downtime.

Sedangkan sistem Hardware Availability (HA) akan selalu memonitor status dari setiap host server dan VM. Apabila salah satu host server terdeteksi mengalami kerusakan maka seluruh VM yang ada dalam host server tersebut akan otomatis dipindahkan ke host server yang lain untuk melakukan proses booting kembali.

Sistem Fault Tolerance (FT) merupakan ekspansi dari sistem HA yaitu dengan membuat teknik active-passive dari 2 VM dimana VM kedua (passive) akan selalu membuat replikasi/backup dari VM pertama (active) sehingga apabila VM pertama yang ditempatkan pada salah satu host server down maka VM kedua (passive) akan langsung mengambil alih sehingga walaupun salah satu host server bermasalah tidak membuat VM tersebut down ( zero downtime).

Fitur :

  • Distributed Resource Scheduling, ensuring consistent VM performance
  • vMotion, enabling 0 customer downtime host maintenance
  • VMware Hardware Availability on all customer VMs
  • Optional VMware Fault-Tolerance
  • 2 Els usuaris han Trobat Això Útil
Ha estat útil la resposta?